League Next: Riot Games resmi mengonfirmasi perombakan besar League of Legends pada 2027
Setelah bertahun-tahun spekulasi, Riot Games akhirnya angkat bicara secara resmi mengenai masa depan game MOBA populer di dunia ini. Bukan sebagai sekuel terpisah, League Next diposisikan sebagai langkah strategis jangka panjang untuk menjaga keberlangsungan League of Legends. Dengan lebih dari 100 juta pemain aktif setiap bulan, ini menjadi perombakan terbesar sejak game tersebut pertama kali dirilis.
1. League Next bukan “League of Legends 2”
Dalam video pemaparan strategi terbaru, produser eksekutif Paul Belleza secara tegas membantah rumor mengenai pengembangan “League of Legends 2”. Ia menegaskan bahwa Riot Games tidak berencana memisahkan League of Legends menjadi judul baru.
Sebaliknya, tim pengembang memilih untuk meningkatkan game yang sudah ada secara langsung demi menjaga kontinuitas komunitas pemain, khususnya ekosistem esports yang telah dibangun dan berkembang selama lebih dari satu dekade.
2. Peningkatan “revolusioner” dalam proyek League Next
League Next bukan sekadar pembaruan konten biasa, melainkan transformasi menyeluruh dari sisi teknologi hingga pengalaman pemain:
- Klien sepenuhnya baru: Kepala League Studio, Andrei van Roon, mengonfirmasi bahwa klien baru sedang dibangun dari nol. Klien ini akan terintegrasi secara erat dengan engine dalam game, mengatasi berbagai masalah performa yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, serta membuka peluang untuk fitur-fitur baru di masa depan.
- Pembaruan visual Summoner’s Rift: Peta ikonik League of Legends akan mendapatkan peningkatan grafis besar. Riot menargetkan kualitas visual modern pada 2027, sambil tetap mempertahankan tata letak strategis dan nuansa bermain yang sudah dikenal pemain.
- Penyempurnaan gameplay dan sistem Rune: Sistem inti, termasuk Rune, sedang ditinjau ulang untuk mempermudah pemain baru memahami permainan, tanpa mengorbankan kedalaman strategi yang dihargai oleh pemain veteran.
“Dampak League Next akan setara, bahkan mungkin melampaui, perombakan visual besar pada pertengahan 2010-an — periode yang membawa League of Legends meledak secara global,” ujar perwakilan Riot Games.
3. Dampak League Next terhadap ekosistem esports
Riot Games menyatakan bahwa penerapan League Next dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu kompetisi profesional. Informasi lebih rinci akan diumumkan secara bertahap antara MSI 2026 hingga League of Legends World Championship (Worlds) 2026.
Perkiraan waktu rilis berada di antara akhir November 2026 hingga awal Januari 2027, bertepatan dengan masa jeda antarmusim. Waktu ini memberi pemain profesional kesempatan yang cukup untuk beradaptasi dengan perubahan besar pada visual, klien, dan gameplay sebelum musim kompetisi baru dimulai.
4. Mengapa Riot Games perlu menjalankan League Next sekarang?
Setelah lebih dari satu dekade pengembangan berkelanjutan, League of Legends telah memasuki tahap matang. Di tengah persaingan ketat pasar game online, peningkatan grafis, modernisasi teknologi, dan penyempurnaan pengalaman pemain menjadi hal yang sangat penting. League Next bukan hanya pembaruan besar, tetapi juga komitmen jangka panjang Riot Games terhadap komunitas League of Legends.